Rabu, 01 Mei 2013

BIAYA (TEORI PRODUKSI)

Biaya Total (Total Cost) / TC
 
Biaya total merupakan jumlah keseluruhan biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan yang terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel.
 
Biaya total dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
 
TC = FC + VC
Dimana FC = Fix Cost; VC = Variabel Cost.
Contoh:
 
Diketahui : FC = Rp 120.000,00 VC = Rp 240.000,00
Ditanya : TC = …
 
Jawab: 

TC = FC + VC
= 120.000 + 240.000
= 360.000
 
Biaya Variabel (Variabel Cost) / VC
 
Biaya variabel merupakan biaya yang berubah secara linier sesuai dengan volume output operasi perusahaan. Sebagai contoh adalah biaya pulsa telepon bulanan, biaya pengeluaran untuk upah dan bahan baku.
 
Biaya variabel dapat dihitung dari penurunan rumus menghitung biaya total, yaitu: 

TC = FC + VC atau VC = TC - FC 

Contoh:
 
Diketahui: FC = 120.000 TC = 480.000
Ditanya : VC = …
 
Jawab: 

TC = FC + VC
480.000 = 120.000 + VC
VC = 480.000 – 120.000
= 360.000
 
Biaya Tetap (Fixed Cost) / FC
 
Biaya tetap merupakan biaya yang tidak berubah mengikuti tingkat produksi. Sebagai contoh adalah biaya peneliharaan pabrik dan asuransi, biaya abonemen telepon bulanan. Biaya tetap dapat dihitung sama seperti biaya variabel, yaitu dari penurunan rumus menghitung biaya total. Penuruanan rumus tersebut, adalah: 

TC = FC + VC atau FC = TC – VC
 
Contoh:
 
Diketahui: VC = 600.000 TC = 720.000
Ditanya : FC = …
 
Jawab: 

TC = FC + VC
720.000= FC + 600.000
FC = 720.000 – 600.000
= 120.000
 

Biaya Total Rata-Rata (Average Total Cost) / ATC
 
Biaya total rata-rata merupakan biaya yang apabila biaya total (TC) untuk memproduksi sejumlah barang tertentu (Q) dibagi dengan jumlah produksi oleh perusahaan. Biaya total rata-rata dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut, 

ATC = AFC + AVC
 
Contoh:
 
Diketahui: TC = 360.000 Q = 3
AFC = 40.000 AVC = 80.000
Ditanya : ATC = …
 
Jawab: 

ATC = ATC = AFC + AVC
= atau = 40.000 + 80.000
= 120.000 = 120.000
 
Dengan menggunakan kedua rumus di atas, maka telah diketahui bahwa hasilnya adalah sama, yaitu Rp 120.000,00.
 
Biaya Variabel Rata-Rata (Average Variabel Cost) / AVC
 
Biaya variabel rata-rata merupakan biaya yang apabila biaya variabel (VC) untuk memproduksi sejumlah baran (Q) dibagi dengan jumlah produksi tertentu. Biaya variabel rata-rata dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut, yaitu: 

AVC = ATC - AFC (lihat contoh di atas)
 
Biaya Tetap Rata-Rata (Average Fixed Cost) / AFC
 
Biaya tetap rata-rata merupakan biaya yang apabila biaya tetap (FC) untuk memproduksi sejumlah barang tertentu (Q) dibagi dengan jumlah produksi tersebut. Biaya tetap rata-rata dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: 

AFC = ATC - AVC (lihat contoh diatas)

Biaya Marginal (Marginal Cost) / MC
 
Biaya marginal dapat juga dikatakan sebagai biaya pertambahan (incremental cost). Biaya marginal merupakan kenaikan biaya produksi yang dikeluarkan untuk menambah produksi sebanyak satu unit keluaran tambahan. MC adalah turunan pertama dari TC atau C. Biaya marginal dapat dihitung dengan menggunakan rumus: 

MC = TC’ = dTC / dQ
Contoh :
C = 4 + 2Q + Q
MC = …
Jawab :
MC = C’
= 2 + 2Q
Maka, TC minimum tercapai pada saat MC = 0 dan MC minimum tercapai pada saat MC’ = 0.

 
Biaya Kesempatan (Opportunity Cost) / OC
 
Biaya kesempatan merupakan biaya atas kesempatan yang dilepas dengan tidak menempatkan sumber daya perusahaan pada nilai pemanfaatan tertingginya atau merupakan pendapatan biaya yang dikorbankan sebagai akibat kita memilih alternatif tertentu.
 
Contoh:
 
Apabila Ali kuliah sampai selesai di universitas LP3I, maka pendapatan yang diperkirakan adalah Rp 700.000,00/bulan. Sedangkan apabila tidak kuliah dan memutuskan untuk meneruskan usaha ayahnya, maka pendapatan yang diperkirakan adalah Rp 2.000.000,00. Bila akhirnya memilih meneruskan usaha ayahnya maka biaya kesempatan yang dikorbankannya adalah Rp 700.000,00.

22 komentar:

  1. sangat lugas dan membantu, terimakasih banyak...

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Terimakasih,, ini sungguh membantu..

    BalasHapus
  4. "Maka, TC minimum tercapai pada saat MC = 0 dan MC minimum tercapai pada saat MC’ = 0"

    ini dapet darimana? saya kurang paham hehe

    BalasHapus
  5. Kasi contoh yang kayak gini dong TC=1000+240Q-4Q2+1/3Q3

    BalasHapus
  6. thx sangat membantu gan 👍👍

    BalasHapus
  7. Thanks ya, saya sangat berterima kasih kepada penulis karena artikel sangat membantu saya dalam memahami materi tentang Prilaku Biaya Aktivitas. Kunjungi juga ya MAPPING PRILAKU BIAYA AKTIVITAS

    BalasHapus
  8. Terimakasih sangat membantu. Tapi di bagian MC, saya masih belum paham

    BalasHapus
  9. Jika diketahui TC=200+5Q, biaya variabelnya adalah (SIMAK UI 2019)

    BalasHapus